#Kriminal
Anggota Geng Motor yang Viral di Medan Akhirnya Ditangkap Polisi
Oleh RaihanS |
Dipublikasikan pada 14 Jul 2026
Anggota kepolisian dari Polrestabes Medan akhirnya berhasil menangkap kawanan geng motor yang sempat viral di media sosial belakangan ini. Penangkapan besar-besaran ini dilakukan oleh petugas gabungan di kawasan Jalan Ringroad, Kota Medan. Kejadian penangkapan tersebut berlangsung dramatis karena para pelaku sempat mencoba melarikan diri dari kepungan polisi saat malam hari.
Aksi penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang geram melihat konvoi geng motor tersebut sambil membawa senjata tajam. Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan mereka lewat video-video yang viral di Instagram. Saat disergap, beberapa pelaku bahkan sempat nekat melawan petugas, sehingga polisi terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk menghentikan aksi nekat mereka.
Alasan para remaja ini bergabung dengan geng motor dan melakukan kejahatan jalanan ternyata sangat bikin elus dada. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, mereka mengaku nekat melakukan aksi penyerangan dan begal hanya demi konten di media sosial agar terlihat keren dan ditakuti oleh geng lain. Selain itu, mereka juga sering mengincar motor pengendara yang lewat di jalan sepi untuk diambil lalu dijual secara ilegal.
"Kami tidak akan memberikan toleransi bagi siapa saja yang mengganggu keamanan masyarakat Kota Medan, terutama komplotan geng motor yang meresahkan ini," kata Kapolrestabes Medan saat memimpin konferensi pers. Pihak kepolisian berjanji akan terus berpatroli setiap malam demi menjaga keamanan jalan raya agar warga tidak ketakutan lagi saat pulang malam.
Warga di sekitar lokasi penangkapan mengaku sangat senang dan bersyukur dengan tindakan tegas dari kepolisian. Salah seorang warga yang melintas mengatakan kalau daerah Ringroad memang sering dijadikan tempat berkumpul anak-anak muda yang suka balapan liar saat tengah malam. Penangkapan ini diharapkan bisa memberikan efek jera agar tidak ada lagi remaja yang ikut-ikutan masuk geng motor.
Saat ini, para pelaku beserta barang bukti berupa beberapa bilah celurit, samurai, dan lima unit sepeda motor tanpa surat-surat sudah dibawa ke markas kepolisian. Mereka semua harus menjalani pemeriksaan psikologis dan hukum lebih lanjut atas perbuatan mereka. Suasana di halaman kantor polisi tampak dipenuhi oleh motor-motor sitaan dan garis polisi yang terpasang di sekelilingnya.
Dengan adanya kejadian ini, kita sebagai pelajar harus bisa memilih lingkungan pertemanan yang positif dan jangan mudah ikut-ikutan aksi yang merugikan orang lain. Semoga Kota Medan bisa kembali aman, tenteram, dan terbebas dari aksi geng motor yang menakutkan. Mari kita sama-sama menjaga lingkungan kita agar tetap kondusif.
← Kembali ke Beranda