#Olahraga
Menanam Pohon di Sekolah untuk Lingkungan Lebih Hijau
Oleh Supiah24 |
Dipublikasikan pada 15 Jul 2026
Di tengah kepungan polusi udara dan perubahan iklim global yang kian terasa, langkah kecil dari lingkungan pendidikan bisa menjadi fase yang menyegarkan. Semangat inilah yang terpancar di lingkungan SMP Negeri 8 Percut Sei Tuan pada Sabtu pagi lalu. Ratusan siswa, guru, bersama staf sekolah berkumpul di lapangan utama bukan untuk upacara rutin, melainkan untuk sebuah misi hijau yaitu menanam pohon bersama demi menciptakan masa depan sekolah yang lebih asri, teduh, dan berkelanjutan. Aksi peduli lingkungan ini berlangsung pada hari Rabu, 15 Juli 2026, mulai pukul 07.30 WIB sampai dengan pukul 09.30 WIB.
Acara penanaman pohon ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Percut Sei Tuan, Ibu Erydawaty, dan dibantu oleh Ketua OSIS bernama Habib Barkah. Fakta inti dari peristiwa ini adalah komitmen sekolah untuk menghijaukan lahan kosong di bagian depan sekolah yang selama ini kurang termanfaatkan. Gerakan ini sengaja ditonjolkan di paragraf pertama agar seluruh warga sekolah langsung mengetahui fokus utama dari program penghijauan tersebut.
Proses kegiatan ini berjalan dengan sangat seru dan teratur sejak pagi hari. Pertama-tama, para siswa berkumpul di lapangan untuk mendengarkan arahan dari Ibu Erydawaty tentang cara menanam pohon yang benar. Setelah itu, setiap kelas yang dipandu oleh wali kelas masing-masing langsung bergerak menuju lubang-lubang tanam yang sudah digali sehari sebelumnya. Siswa-siswi secara bergotong royong memasukkan bibit pohon, menimbunnya dengan pupuk kompos, lalu menyiramnya menggunakan gembor air hingga rapi.
Gerakan menanam pohon ini dilaksanakan bukan tanpa sebab yang jelas dan logis. Pihak sekolah menyadari bahwa polusi udara di sekitar jalan raya dekat sekolah semakin meningkat, ditambah lagi cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Deli Serdang pada pertengahan tahun 2026 ini. Akibat dari penanaman pohon ini, lingkungan sekolah diharapkan akan menjadi jauh lebih teduh, pasokan oksigen meningkat, dan konsentrasi belajar siswa di dalam kelas menjadi lebih segar serta nyaman.
Suasana di lokasi penanaman tampak sangat ramai dan dipenuhi gelak tawa para siswa. Meskipun seragam olahraga mereka tampak kotor terkena tanah dan keringat bercucuran, tidak ada satu pun siswa yang mengeluh. Beberapa guru juga terlihat ikut mendampingi sambil membagikan air minum dan memberikan semangat kepada siswa yang sedang sibuk mencangkul tanah yang agak keras.
Kebersamaan ini membuat hubungan antara guru dan murid menjadi semakin akrab di luar jam pelajaran formal. Ketua OSIS, Habib Barkah, sempat memberikan testimoninya di sela-sela kegiatan penanaman. Ia mengatakan bahwa kegiatan seperti ini jauh lebih menyenangkan daripada hanya belajar teori lingkungan di dalam kelas, karena mereka bisa berkontribusi langsung bagi bumi.
Melalui gerakan menanam pohon bersama ini, SMP Negeri 8 Percut Sei Tuan telah memberikan contoh nyata bahwa sekolah bukan hanya tempat untuk mengejar nilai akademik, tetapi juga tempat persemaian karakter peduli lingkungan. Lingkungan sekolah yang lebih hijau kini bukan lagi sekadar impian di atas kertas, melainkan sebuah realitas yang sedang tumbuh bersama akar-akar pohon yang baru saja tertanam. Semoga aksi ini mampu menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk ikut melangkah, karena bumi yang hijau selalu dimulai dari satu halaman sekolah yang peduli.
Tepat pada pukul 09.30 WIB, seluruh bibit pohon telah berhasil tertanam dengan rapi di sepanjang pagar pembatas taman belakang sekolah. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh warga sekolah dan pencucian peralatan perkebunan secara bersama-sama. Melalui program ini, SMP Negeri 8 Percut Sei Tuan membuktikan bahwa aksi kecil yang dilakukan bersama-sama bisa memberikan dampak yang besar bagi masa depan lingkungan sekolah.
← Kembali ke Beranda